Senin, April 27, 2009

DARI GERABAH JADI "MARMER"












MANA mungkin gerabah bisa berubah menjadi marmer? Mungkin ini yang terlintas di benak Anda setelah membaca judul di atas. Padahal, ini benar-benar bisa Anda lakukan sendiri Sebenarnya yang dimaksudkan di sini adalah perubahan penampilan, bukan perubahan bahan.

Gerabah yang terbuat dari tanah liat kadang penampilannya kurang menarik. Tidak jarang orang berusaha mengubah penampilannya menjadi lebih cantik. Biasanya dengan mengecat ulang menggunakan cat biasa yang hanya mengubah warna asli gerabah menjadi warna yang sesuai dengan kenginan Anda.

Pada edisi kali ini, Tabloid RUMAH akan menyajikan cara mempercantik gerabah dengan cara yang tak biasa, yaitu dengan mengubahnya menjadi secantik batu marmer. Dengan teknik pengecatan yang sederhana dan bahan yang mudah didapatkan, Anda bisa menambah koleksi pajangan Anda, bahkan bisa mengembangkannya menjadi home industry.

Cat yang kami gunakan di sini tidak hanya untuk mengecat gerabah, tetapi juga bisa digunakan untuk mengecat bahan yang lain seperti kayu, besi, dan plastik.

Sebagai catatan, metoda pengecatan ini kami sajikan untuk menyambung dua artikel sebelumnya (mengecat dengan efek retak dan antik).

Untuk mengetahui lebih jelas cara pengecatan ini, langsung saja ikuti langkah-langkah berikut.

Alat dan bahan yang diperlukan.
- gerabah
- kuas
- amplas
- sendok
- lap
- cat dasar (melamine primer)
- melamine hardener
- aseton
- coating











1) Amplaslah gerabah yang akan dicat menggunakan amplas No. 400 agar permukaan gerabah
menjadi lebih halus. Bila permukaan gerabah terdapat cacat agak parah, sebaiknya dempul dulu dengan dempul kayu. Pengamplasan ini juga bertujuan untuk membersihkan permukaan gerabah dari kotoran-kotoran yang menempel, agar cat dapat melekat dengan baik.

2) Campurkan melamine hardener pada cat dasar dengan perbandingan 9:1. Dengan campuran
melamine hardener, cat dasar bisa lebih cepat mengering.

3) Aplikasikan campuran cat dasar ini menggunakan kuas atau sprayer, tergantung pada besar
bidang yang akan dicat.












4) Setelah cat dasar diaplikasikan, tunggu sampai kering. Kemudian aplikasikan cat warna
dengan cara ditutulkan menggunakan kuas lukis biasa. Namun sebelum kuas ditutulkan ke
gerabah, kuas yang dipenuhi cat harus ditutulkan lebih dahulu ke secarik kain. Ini di lakukan supaya cat tidak meleleh secara tidak beraturan.











5) Kemudian untuk memperoleh efek marmer, cat warna 'dipecah' menggunakan aseton. Celupkan kuas bersih ke dalam aseton, lalu tutulkan lebih dulu ke kain lap. lni juga bertujuan agar aseton tidak meleleh. Kemudian baru tutulkan kuas ke cat warna pada gerabah tadi.

Agar efek marmer tampak lebih bagus, Anda bisa mengombinasikan teknik ''menutulkan'' dengan teknik "menarik'' kuas secara perlahan. Setelah selesai, Anda bisa melapisinya dengan coating. Gunakan sprayer, karena jika menggunakan kuas, cat yang telah diaplikasikan akan membaur dengan coating.

Kami menggunakan:
- Cat dasar (lmpra MP 122 White)
- Cat pewarna (lmpra WS 162B Rotan Cray)
- Coating (Impra NYL 175 Clear Gloss)


Download pdf-nya
Diambil dari Majalah RUMAH
Buku Seri 'Andapun Bisa'
Penerbit PT Prima Infosarana Media

PIGURA ANTIK













Tidak sedikit orang yang senang mengoleksi barang antik. Namun selain susah ditemukan, harganya pun selangit. Jika Anda menyukai barang antik - utamanya yang terbuat dari kayu - tetapi tidak sanggup membeli karena harganya sangat mahal. Anda bisa menciptakan sendiri kesan antik itu.

Menggunakan cat khusus, benda-benda dari kayu di rumah Anda bisa disulap menjadi barang antik. Metoda ini bisa Anda terapkan pada kayu apapun, hanya saja untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda harus menggunakan kayu yang memiliki serat yang bagus. Dan cat ini bisa digunakan untuk menutupi kondisi kayu yang. sudah jelek akibat lubang bekas paku atau goresan.

Aplikasi cat antik yang akan kami berikan di sini hanya untuk penggunaan sendiri (bukan untuk pembuatan dalam partai besar), karena menggunakan alat yang sederhana yaitu kuas. Benda kayu yang kami gunakan juga sengaja kami pilih yang berukuran tidak besar (pada contoh di sini kami menggunakan pigura), sehingga dapat diaplikasikan dengan kuas.

Alat dan bahan yang dapat digunakan adalah:
- pigura (berprofil)
- lap bersih (sebaiknya dari bahan kaus katun)
- amplas No. 180
- kuas
- cat pewarna
- cat glaze
- sealer

1) Pertama-tama, bersihkan permukaan pigura menggunakan amplas. Langkah ini bertujuan agar
pigura terbebas dari kotoran, debu, lem, oli, minyak, dll yang bisa membuat cat tidak menempel
dengan baik.

2) Langkah berikutnya adalah pewarnaan kayu. Kaxu yang berwarna terlalu muda (pucat) perlu
diwarnai agar menjadi lebih merah, sehingga hasil akhirnya menjadi lebih baik. Proses pewarnaan ini menggunakan cat khusus berwarna merah transparan, yang tetap memperlihatkan serat alami kayu. Aplikasikan cat warna ini dengan kuas atau sprayer, tergantung besarnya bidang yang akan dicat.

3) Tahap selanjutnya adalah proses sealing. Proses ini berfungsi untuk melapisi cat pewarna agar nantinya tidak tercampur dengan cat glaze. Cat sealer juga bisa digunakan untuk cat pelapis akhir (coating). Pengaplikasian cat ini juga bisa menggunakan kuas atau sprayer.


4) Cat glaze adalah suatu bahan pewarna yang dapat memberikan efek antik, usang dan tua. Kuaskan
glaze pada pigura. Sebelum cat ini kering, lap menggunakan kaus katun agar cat pada permukaan kayu akan
terhapus, tetapi cat yang masuk ke dalam pori-pori atau serat kayu dan bidang berprofil tetap tertinggal.
EIek ini akan menonjolkan profil pada pigura.


5) Langkah terakhir adalah pelapisan akhir (coating). Pelapisan akhir perlu dilakukan untuk melindungi cat secara
keseluruhan. Cat yang digunakan bisa jenis glossy atau matt tergantung selera Anda.




Nah, sekarang Anda sudah mempunyai barang antik yang bisa diperoleh dengan harga yang murah tapi tidak kalah kualitasnya dengan yang mahal.

Kami menggunakan:
- Cat pewarna (Impra Wood Stain WS-162B)
- Sealer dan coating (Ultran Aqua Lacquer AL-950 Clear Gloss)
- Cat glaze (Antique Glaze AGZ-245)

Download pdf-nya

Diambil dari Majalah RUMAH
Buku Seri 'Andapun Bisa'
Penerbit PT Prima Infosarana Media


RETAK PUN BISA CANTIK



CAT retak pada dinding biasanya dianggap mengganggu pemandangan. Apalagi jika retaknya tidak beraturan. Namun tampilan retak pada benda-benda tertentu malah bisa terlihat cantik.

Kali ini Tabloid RUMAH akan menyajikan cara mengaplikasikan cat dengan efek retak (crack). Sebagai contoh, efek ini kami aplikasikan pada pigura.

Cat efek retak bisa diaplikasikan pada kayu atau gerabah, tergantung keinginan Anda. Cara pengolesan yang berbeda akan menghasilkan efek retak yang berbeda-beda pula. Jika Anda mengoleskan cat dengan cara menutulkannya, misalnya, maka efek yang dihasilkan adalah retak seperti gelas pecah. Namun jika Anda mengoleskan cat dengan cara ''menarik''-nya, maka efek yang dihasilkan adalah retak seperti serat bambu. Untuk lebih jelasnya, silakan baca langkah-langkah berikut ini.

Alat dan bahan yang dibutuhkan:
- kuas
- amplas no. 180
- pigura
- cat dasar
- cat retak
- tiner (jika perlu)
- pasta pewarna
- cat pelapis









1) Bersihkan permukaan pigura dari debu, minyak, dan kotoran lain dengan menggunakan amplas. Untuk kayu berpori-pori besar, setelah pengamplasan, lapisi dengan dempul kayu. Gunakan kape untuk permukaan yang halus/rata, dan kuas serta lap untuk permukaan berprofil (ada lekukan-lekukan).

2) Cat dasar (basecoat) hanya tersedia dalam warna putih. Oleh karena itu, disini kami menggunakan pasta pewarna untuk menambah keindahan. Penambahan pasta warna ini maksimal 10%. Perbedaan konsentrasi pasta pewarna akan menghasilkan warna yang berbeda.

3) Aplikasikan cat dasar menggunakan kuas untuk bidang kecil atau sprayer untuk bidang yang lebih besar. Penggunaan sprayer akan menghasilkan permukaan cat yang lebih halus dan rata. Tunggu sampai kering, kira-kira selama 60 menit.











4) Untuk mendapatkan efek retak, tersedia sejenis cat yang menghasilkan efek retak. Cat ini hanya tersedia dalam warna putih. Jika Anda menginginkan efek retak berwarna, tambahkan pasta pewarna. Penambahan pasta pewarna maksimal 10% saja.

5) Efek retak yang dihasilkan akan tergantung dari tebal-tipisnya aplikasi cat dan alat serta cara aplikasinya. Aplikasi yang tebal akan menghasilkan retakan yang lebih besar. Aplikasikan cat retak ini dengan cara ditutul atau dikuaskan seperti biasa. Tunggu hingga kering sekitar 60 menit.














6) Terakhir adalah proses pelapisan akhir (coating) yang berfungsi me lindungi lapisan cat secara keseluruhan serta memberikan kesan kilap (glossy) atau matt. Aplikasikan dengan kuas untuk bidang kecil atau sprayer untuk bidang yang lebih besar. Akhirnya pigura Anda siap digunakan.

Kami menggunakan
- Cat dasar (Impra Cracking Base ICB-43O).
- Cat retak (lmpna Crakcing Middle lCM-435)
- Pasta pewarna (lmpra Cracking Pasta lCP-231)
- Cat pelapis (Ultran Aqua Lacquer AL-950)

Download pdf-nya
Diambil dari Majalah RUMAH
Buku Seri 'Andapun Bisa'
Penerbit PT Prima Infosarana Media

Senin, Januari 19, 2009

Kacau

terkadang ada rasa yang menyelinap
begitu saja dalam relung hati
diam lama terpaku membeku
sampai pada suatu titik dimana
dia tak lagi akrab dengan diriku
bahkan dengan dirinya sendiri
memberontak menggebu
untuk cepat-cepat keluar dengan segera
tak perlu lagi melihat sikon
dia terus-terus menggelinjang
mencari-cari jalan keluar
sesak dada nafas terengah
mata terpejam pelipis mengerut
aku sendiri sang pemilik hati
pun tak tahu perasaan apa itu
sampai-sampai seringkali aku berfikir
aku dan dia bukan satu tapi dua
ya dua sesuatu yang ada dalam satu raga
ragaku dan dirinya
berbeda
tak pernah satu
tak pernah akur
tak pernah kompromi
selalu-selalu dan selalu
bertolakbelakang
siapa aku siapa dia
siapa tahu...

jateng, 190109